Table of Content
Introduction
Angular adalah framework pengembangan aplikasi web yang dikembangkan oleh Google. Sejak versi 2, Angular telah mengalami banyak perubahan dan peningkatan. Berikut adalah beberapa perbedaan utama antara Angular v2 dan Angular v19:
1. Arsitektur dan Desain
- Angular v2: Memperkenalkan arsitektur berbasis komponen yang lebih baik dibandingkan dengan AngularJS (v1.x). Ini termasuk penggunaan TypeScript sebagai bahasa utama dan pengenalan konsep seperti komponen, modul, dan layanan.
- Angular v19: Melanjutkan dan memperluas arsitektur berbasis komponen dengan peningkatan performa, pengelolaan state yang lebih baik, dan fitur baru seperti Standalone Components yang memungkinkan pengembangan komponen tanpa perlu mendeklarasikan modul.
2. Performa
- Angular v2: Memperkenalkan banyak peningkatan performa dibandingkan dengan AngularJS, tetapi masih memiliki beberapa batasan dalam hal kecepatan dan efisiensi.
- Angular v19: Memperkenalkan banyak optimasi performa, termasuk pengurangan ukuran bundle, peningkatan kecepatan rendering, dan pengelolaan memori yang lebih baik.
3. Fitur Baru
- Angular v2: Memperkenalkan fitur dasar seperti Dependency Injection, Routing, dan Forms.
- Angular v19: Menambahkan banyak fitur baru, termasuk:
- Standalone Components: Memungkinkan pengembangan komponen tanpa perlu mendeklarasikan modul.
- Signal: Memperkenalkan cara baru untuk mengelola state reaktif.
- Improved Router: Peningkatan dalam sistem routing untuk mendukung lazy loading dan pengelolaan state yang lebih baik.
- Directive dan Pipe Enhancements: Peningkatan dalam cara directive dan pipe dikelola dan digunakan.
NOTE: Pahami terlebih dahulu Typescript. Angular baru base on typescript soalnya.