plato - the ring of gyges, seorang filsuf yang bilang bahwa: manusia itu pada dasarnya jahat, manusia udah sepatutnya diatur sama hukum. Filsuf ini kontra dengan gurunya yang menyakini humanity, tapi dianya ga percaya ama humanity, karena dia merasa humanity itu butuh dikelola butuh diatur sama hukum, karena kalo ngga… pada dasarnya humanity itu buruk. Sebagai argumen dia bilang, manusia itu kalo ada orang dikasih invisibility cloak-kaya yang di Harry Potter-hal” yang dia lakukan pasti melakukan hal” yang salah: ngintip perempuan mandi, nyolong, trace passing-masuk ke wilayah yang ga seharusnya, karena gada yang liat. Manusia itu ketika gada yang liat akan ngelakuin hal” yang ga bener, kenapa? karena dia ngelakuin hal” baik bukan karena ia ingin melainkan melakukan kebaikan karena ga ingin diliat orang bahwa dia orang jahat.

Jadi motivasi seseorang melakukan kebaikan itu adalah supaya dia ga diliat jahat sama orang lain. Karena secara anthropology, pada jaman purba, salah satu survival skill adalah kemampuan bertahan di dalam kelompok. Pas jaman masih ada dinosaurus apa segala macem wkwk, manusia purba itu hidup berkelompok, kalo mereka lepas dari kelompoknya, MATI dia ga mampu dia. Mereka butuh berkelompok untuk mereka bertahan, ada yang lepas satu aja dah diterkam tirek, apa buaya (buaya darat). Yang berarti salah satu cara untuk mereka tetep berada dalam kelompok adalah dengan dianggap baik dan oke oleh kelompok, karena kalo dia dianggap tidak baik oleh kelompok dia dibuang dari kelompok. Disinilah kemudian terbentuk insting untuk ingin keliatan baik dimata orang. SAKING INGIN KELIATANNYA BAIK DIMATA ORANG, SAMPE” DIA MELAKUKAN HAL” YANG DIA GA YAKINI TAPI DIA TETEP LAKUIN BIAR DIA DIANGGAP BAIK.